2022/00623
Buku ini mengupas fenomena praktik “amplop” di kalangan wartawan Indonesia sebagai bentuk suap yang memengaruhi independensi media. Penulis menelaah hubungan antara wartawan dan narasumber dalam konteks kekuasaan, ekonomi, dan budaya kerja jurnalistik. Melalui kajian lapangan dan analisis sosial, buku ini menyoroti dilema etika yang dihadapi wartawan ketika berhadapan dengan tekanan ekonomi…
Buku ini mengupas fenomena praktik “amplop” di kalangan wartawan Indonesia sebagai bentuk suap yang memengaruhi independensi media. Penulis menelaah hubungan antara wartawan dan narasumber dalam konteks kekuasaan, ekonomi, dan budaya kerja jurnalistik. Melalui kajian lapangan dan analisis sosial, buku ini menyoroti dilema etika yang dihadapi wartawan ketika berhadapan dengan tekanan ekonomi…
Buku ini mengupas fenomena praktik “amplop” di kalangan wartawan Indonesia sebagai bentuk suap yang memengaruhi independensi media. Penulis menelaah hubungan antara wartawan dan narasumber dalam konteks kekuasaan, ekonomi, dan budaya kerja jurnalistik. Melalui kajian lapangan dan analisis sosial, buku ini menyoroti dilema etika yang dihadapi wartawan ketika berhadapan dengan tekanan ekonomi…
Buku ini mengupas fenomena praktik “amplop” di kalangan wartawan Indonesia sebagai bentuk suap yang memengaruhi independensi media. Penulis menelaah hubungan antara wartawan dan narasumber dalam konteks kekuasaan, ekonomi, dan budaya kerja jurnalistik. Melalui kajian lapangan dan analisis sosial, buku ini menyoroti dilema etika yang dihadapi wartawan ketika berhadapan dengan tekanan ekonomi…